TEKNOLOGI

Apa Itu Cloudflare? Sejarah Berdirinya Platform Security Kelas Dunia

Cloudflare adalah layanan cloud yang fungsi utamanya adalah membantu melindungi dan mempercepat sebuah situs web. Layanan ini juga membantu bisnis menghubungkan dan mengamankan jaringan, perangkat, dan aplikasi mereka.

Layanan Cloudflare

  • Keamanan: Melindungi dari bot jahat dan serangan DDoS
  • Performa: Menyediakan konten dan layanan lain dari server terdekat dengan pengunjung web
  • DNS: Melindungi data agar tidak digunakan untuk penargetan dengan iklan atau dianalisis
  • Layanan aplikasi dan infrastruktur: Menyediakan keamanan, keandalan, dan performa bagi pelanggan
  • Layanan pengembang: Membangun dan menyebarkan aplikasi dengan komputasi, penyimpanan, dan jaringan terintegrasi

Jaringan Cloudflare

Jaringan Cloudflare mencakup data center yang berada di 335 kota di seluruh dunia. Semua lalu lintas web pelanggan Cloudflare diarahkan melalui jaringan mereka.

Fitur Cloudflare

Cloudflare menawarkan paket gratis dan premium untuk melindungi dan mempercepat situs web. Layanan Cloudflare dibangun di jaringan global yang aman dan berkecepatan tinggi.

Kantor Pusat Cloudflare

Cloudflare adalah perusahaan Amerika yang berkantor pusat di San Francisco, California.

Menurut W3Techs, Cloudflare digunakan oleh sekitar 19,3% dari semua situs web di Internet untuk layanan keamanan webnya, (per-Januari 2025).

Sejarah Berdiri Cloudflare

Cloudflare didirikan pada bulan Juli 2009 oleh Matthew Prince, Lee Holloway, dan Michelle Zatlyn. Prince dan Holloway sebelumnya berkolaborasi dalam Project Honey Pot, sebuah produk dari Unspam Technologies yang menjadi inspirasi bagi dasar Cloudflare.

Sejak tahun 2009, perusahaan tersebut didanai oleh Venture-Capital. Pada tanggal 15 Agustus 2019, Cloudflare mengajukan pengajuan S-1 untuk IPO di Bursa Efek New York dengan kode saham NET. Perusahaan tersebut dibuka untuk perdagangan publik pada tanggal 13 September 2019, dengan harga $15 per saham.

Pada tahun 2020, salah satu pendiri dan COO Cloudflare, Michelle Zatlyn diangkat menjadi presiden, menjadikannya salah satu dari sedikit presiden perempuan dari perusahaan teknologi yang diperdagangkan secara publik di AS.

Cloudflare telah mengakuisisi sejumlah perusahaan layanan web dan keamanan, diantaranya:

  • StopTheHacker (Februari 2014),
  • CryptoSeal (Juni 2014),
  • Eager Platform Co. (Desember 2016),
  • Neumob (November 2017),
  • S2 Systems (Januari 2020),
  • Linc (Desember 2020),
  • Zaraz (Desember 2021),
  • Vectrix (Februari 2022),
  • Area 1 Security (Februari 2022),
  • Nefeli Networks (Maret 2024),
  • BastionZero (Mei 2024),
  • dan Kivera (Oktober 2024).

Sejak tahun 2017, Cloudflare telah menggunakan wall of lava lamps di kantor pusat mereka di San Francisco sebagai sumber keacakan untuk kunci enkripsi, bersama dengan bandul ganda di kantor mereka di London dan penghitung Geiger di kantor mereka di Singapura.

Pemasangan lampu lava tersebut menerapkan metode Lavarand, di mana kamera mengubah bentuk gumpalan “lava” yang tidak dapat diprediksi menjadi gambar digital.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button